The Secrets Life of Pets No. 2, Babe!

Yes! It’s No. 2, Babe!

Sejak nonton The Secret Life of Pets yang pertama, gw uda berpikir bahwa konsep “secret” ini selalu bisa menjadi suatu hal yg liar untuk dikembangkan tanpa batas, karena memang secara awam uda membawa penonton berpikir ke arah yang nggk biasa.

Dan ternyata, di The Secret Life of Pets #2, jalan cerita memang agak berbeda dengan yang pertama, tapi menurut pandangan gw pribadi, ini jau lebih keren, lebih engaging dan lebih banyak gelak tawa yg spontan terjadi hampir di setiap adegan2 pada tiap plot ceritanya.

Di sekuel ini pula, kita uda nggk lagi disuguin konsep “secret” sebagaimana film sebelumnya, tapi memang kita dibawa untuk masuk dlm sebuah petualangan dengan 3 sub plot di dalamnya. Seperti kita ketahui, konsep storytelling dengan konsep multiplots, itu selalu berhasil membawa penonton untuk masuk ke dalam cerita dan ngelupain durasi film sehingga nggk kerasa, kita uda ada di penghujung film.

Jadi secara garis besar, penonton diajak untuk ngikutin 3 subplot cerita yang melibatkan tokoh2 sentralnya yaitu Max dan Duke, kemudian Snow Ball dan Daisy, dan Gidget (si super cantik yang selalu ngebayangin jadi pasangan Max).

Kalo kita google soal film ini, maka ringkasan cerita yang muncul hanya “Max the terrier must cope with some major life changes when his owner gets married and has a baby. When the family takes a trip to the countryside, nervous Max has numerous run-ins with canine-intolerant cows, hostile foxes and a scary turkey. Luckily for Max, he soon catches a break when he meets Rooster, a gruff farm dog who tries to cure the lovable pooch of his neuroses.”

So, tentu kalo gitu nggk baik bagi gw untuk nyeritain apa yang terjadi dalam subplotnya Snowball/Daisy dan Gidget. Yang pasti, petualangan mereka sendiri sama serunya dengan apa yang dialamin oleh Max, yang mana secara cerdas ketiga plot itu kemudian bermuara dlm ending cerita menjadi satu kesatuan yang saling mendukung. Dengan kata lain, apa yang dialamin oleh masing2 karakter dlm plotnya masing2, itu menjadi relevan pada akhirnya.

Film ini ternyata merupakan pengalaman pertama bagi Harrison Ford untuk mengisi suara salah satu karakter di dalamnya untuk sebuah film animasi (coba tebak jadi siapa ya? hahay), dan ini juga merupakan sekuel dari produksi Illumination selain film Despicable Me, yang sekaligus menandakan film ini sebagai film ke-10 hasil produksi Illumination.

Di official trailer yang beredar, juga disembunyikan satu karakter yang menjadi bagian dari petualangan Snow Ball / Daisy.

Selain sisi komedi yang berhasil memberikan kita banyak gelak tawa, beberapa bagian dalam film ini juga membangun pola pikir bagi anak2 dalam hal life-changing menuju kepribadian yang lebih baik. Tapi jangan salah, walaupun berkesan film anak2, tapi film ini juga tetap enjoyable banget buat kita2 yang uda dewasa sebagai sebuah film hiburan yang menyenangkan.

Quotes yang gw paling suka dan inget di film ini:

Now you’re cured! Alleluia!